
Siapa sih yang nggak suka rebahan? Setelah seharian capek kerja atau kuliah, tiduran sambil scroll medsos atau nonton drakor memang jadi guilty pleasure yang susah ditolak. Tapi pernah ke-pikiran nggak kalau kebanyakan rebahan justru bisa bikin tubuh cepat menua? Nah, sebelum kebiasaan ini semakin keterusan, yuk kita bahas kenapa terlalu lama rebahan bisa berdampak buruk bagi kesehatan dan apa solusinya!
Kenapa Rebahan Terlalu Lama Bisa Bikin Cepat Tua?
Saat tubuh selalu sering diam dalam posisi rebahan, berbagai fungsi tubuh bisa terganggu, misalnya :
- Aliran darah melambat – kurangnya gerakan bikin darah nggak mengalir lancar, sehingga kulit menjadi kusam dan kurang sehat.
- Metabolisme tubuh menurun – tubuh butuh gerakan agar metabolisme tetap optimal. Kalau kebanyakan rebahan, metabolisme jadi lambat, bisa bikin berat badan naik dan kulit kehilangan elastisitas.
- Produksi kolagen menurun – kolagen adalah protein yang menjaga kulit tetap kencang dan awet muda. Kurang gerak bisa menurunkan produksinya, bikin kulit lebih cepat keriput.
- Otot melemah dan postur memburuk – kebanyakan rebahan bikin otot-otot tubuh melemah, terutama di bagian punggung dan leher. Ini bisa bikin postur tubuh jadi buruk dan berpengaruh ke kesehatan tulang.
Jadi, kalau selama ini kamu pikir rebahan terus-terusan bisa bikin awet muda, hati hati guys, efeknya bisa sebaliknya!
Dampak negatif kebanyakan Rebahan
Nggak Cuma bikin kelihatan lebih tua, rebahan berlebihan juga bisa memicu berbagai masalah kesehatan, diantaranya :
- Pusing & kurang energi - kurang gerak bikin sirkulasi darah ke otak melambat, hasilnya tubuh jadi gampang lemas dan kurang fokus.
- Risiko penyakit jantung meningkat – gaya hidup sedentary (kurang gerak) dikaitkan dengan peningkatan resiko penyakit jantung, hipertensi, dan diabetes.
- Mudah stres & depresi – rebahan kelamaan tanpa aktivitas produktif bisa menurunkan kadar hormon bahagia seperti endorfin & serotonin.
- Nyeri otot & sendi – posisi tidur atau rebahan yang buruk bisa bikin otot dan persendian terasa kaku, bahkan memicu nyeri kronis
Kalau udah begini, rebahan yang awalnya terasa nikmat, bisa jadi penyebab berbagai masalah kesehatan. Ngeri juga yah guys?
Cara Rebahan yang Sehat dan Aman
Tenang, bukan berarti kamu nggak boleh rebahan sama sekali. Yang penting, imbangi dengan kebiasaan sehat biar dampaknya nggak negatif :
- Lakukan gerakan ringan tiap 30 menit – Bangun dari kasur atau sofa, stretching, atau sekedar jalan sebentar biar sirkulasi darah tetap lancar.
- Minum Air putih yang cukup – dehidrasi bikin kulit cepat kering dan menua, jadi pastikan kamu cukup minum meskipun lagi mager.
- Jaga pola makan sehat – makan makanan yang kaya antioksidan seperti sayur & buah bisa membantu memperlambat penuaan.
- Atur postur tubuh saat rebahan – gunakan bantal yang menopang leher dan punggung dengan baik supaya nggak gampang pegal.
- Cukupi tidur yang berkualitas – rebahan lama bukan berarti tidur cukup. Pastikan tidurmu berkualitas minimal 7-9 jam per malam agar tubuh tetap bugar.
Rebahan memang enak, apalagi buat ngilangin capek. Tapi kalau kelamaan, dampaknya bisa buat tubuh lebih cepat menua dan meningkatkan resiko berbagai penyakit. Jadi, yuk mulai seimbangkan waktu rebahan dengan aktivitas lain biar tetap sehat dan awet muda!
Referensi :
World Health Organization (WHO). 2024. “Sedentary Lifestyle and Health Risks.”