MinyaKita beredar di Pasaran
Baru-baru ini tersiar kabar yang dihimpun dari AntaraNews tentang tiga modus operandi kecurangan dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Penipuan terkait minyak goreng kemasan bermerk MinyaKita.
Menurut Ketua Satgas Pangan Polri Brigjen Pol. Helfi Assegaf pihaknya menemukan adanya produk MinyaKita yang tak sesuai takaran sebagaimana yang tercantum dalam kemasan saat inspeksi dilakukan di Pasar Lenteng Agung, Jakarta Selatan Sabtu (8/3).
Buntut dari perkara ini ditemukan seorang tersangka dengan inisial AWI. Peran AWI selaku kepala cabang sekaligus pengelola PT AYA Rasa Nabati yang bertugas mengemas dan menjual minyak goreng kemasan berbagai macam merek, salah satunya MinyaKita.
Dalam penggeledahan, penyidik mendapati mesin yang digunakan untuk mengemas minyak yang sudah diatur ke ukuran 802 mililiter dan 760 mililiter.
Pertumbuhan Ekonomi Melambat
Kita ketahui ekonomi kita sedang kacau balau sehingga membuat sebagian pihak melakukan kecurangan. Data kemiskinan nasional saja mencapai 9,66% artinya ada sekitar 25 juta orang hidup di garis kemiskinan. Saat pengangguran merajalela risau karena dapur tak mengepul apapun menjadi celah untuk berbuat curang.
Memang pertumbuhan ekonomi sempat mengalami kenaikan pada tahun 2024. Laporan resmi itu disampaikan oleh menteri Keuangan Sri Mulyani yang menurutnya penurunan dari 9,36 % pada 2023 menjadi 9,03% pada 2024. Sementara kemiskinan ekstrim dari 1,12% menjadi 0,83% pada periode yang sama.
Menurut Reuters, meski mendapati penurunan tapi yang menjadi perhatian ialah tantangan kelas menengah akibat pandemi kemarin.
Sangat besar kemungkinan praktik-prakitk mengoplos minyak adalah indikasi kesejahteraan yang tidak merata ke seluruh masyarakat.
Segelintir oligarki yang terus mencekram negara-negara berkembang terus bergerak masif. Ini merupakan tekanan Kapitalis yang tidak akan tingal diam memperburuk keadaannya.
Kapitalisme merupakan ideologi yang berkutat pada perputaran ekonomi pemilik modal. Entah bagaimana caranya supaya bisa mendapatkannya asalkan roda ekonomi bisa berjalan dengan banyak keuntungan.
Korporasi model seperti inilah yang akan memberikan peluang terbukanya kecurangan-kecurangan dari hulu ke hilir. Bagi mereka yang punya kesempatan dan merasa terus berada di zona nyamannya yang kaya tetap kaya dan mengakibatkan yang miskin makin miskin.
Sehingga Kapitalisme dengan dasar sekulernya tidak akan memikirkan resiko jangka panjang.
Boro-boro takut sama masyarakat, sama Tuhan aja lupa kalau senantiasa diawasi 24 jam non stop. Begitulah prinsip sekulerisme tersebut.
Dampak Jika Dibiarkan
Jika peristiwa mengoplos minyak dibiarkan terus menerus maka banyak dampak serius yang akan terjadi. Dampak kesehatan bagi konsumen yang terus mengonsumsi minyak oplosan akan beresiko mengalami penyakit kanker, kolesterol tinggi, penyakit jantung dan gangguan pencernaan. Ini karena minyak oplosan mengandung zat berbahaya yang teroksidasi, residu kimia atau bahkan pewarna dan bahan tambahan ilegal.
Maka dampak ini tidak bisa dibiarkan begitu saja. Masalah ini harus tuntas ke akar-akarnya dan negara hadir untuk mencegah terjadinya praktik kotor itu serta menindak pelakunya secara tegas.
Mengingat efek sampingnya sangat serius sehingga membutuhkan solusi jitu yang mampu mengatasinya. Dimana solusi tersebut juga mampu memberikan jawaban dan efek jera bagi siapapun yang melanggarnya.
Solusi Alternatif
Cara efektif yang mampu mengurusi urusan hajat hidup orang banyak yakni sistem yang handal dan mumpuni serta teruji dapat melakukan kendali kebijakan di bawah pemerintahannya.
Tidak hanya itu, sistem itu bisa menjadi representatif yang nyata menerapkan kebijakan sesuai kepentingan masyarakat. Pada hakikatnya, solusi yang kian hari kita rasakan tidak lebih seperti tambal sulam semata. Kejelasan setiap problematika umat nyaris tidak sama sekali bisa tertuntaskan dengan sempurna. Maka, untuk menyelesaikan setiap pokok permasalahan hidup ini, kembalilah pada sistem yang sempurna datang dari pencipta dan juga pengatur hidup ini. Bangkit dari keterpurukan adalah alasan dan tidak ada pilihan lain kecuali terus mengupayakan. Sejauh ini belum ada langkah konkretnya, namun aspirasi semacam itulah yang harus kita bangun merubah kehidupan terpuruk menjadi aman sentausa serta sejahtera sepanjang hayat.
Sumber :
https://m.antaranews.com/berita/4702461/polri-tetapkan-satu-tersangka-kasus-minyakita-tak-sesuai-takaran
https://en.m.wikipedia.org/wiki/Poverty_in_Indonesia
https://www.reuters.com/markets/asia/indonesias-dwindling-middle-class-seen-dimming-economic-outlook-2024-09-11
https://www.riauonline.co.id/riau/read/2021/12/12/5-dampak-negatif-minyak-goreng-curah